‘Fahri Hamzah Tidak Mengerti & Memahami HAM’


Ya Alah, tunjukkanlah kepada ummat ini bahwa si Fahri bukanlah berjuang demi Islam,tetapi hanyalah demi kekuasaan politik semata.

Kebebasan bukan berarti bebas sebebas-bebasnya tanpa ada batasan sama sekali. Kebebasan dan HAM memiliki batasan berdasarkan hukum atas dasar pertimbangan hak orang lain (prinsip resiprokal). Pernyataan ini disampaikan Dr. Aidul Fitriciada kepada MuslimDaily.Net menanggapi pernyataan politikus PKS Fahri Hamzah atas dukungannya terhadap Irshad Manji dalam kebebasan dan hak berbicara di depan publik, Ahad sore, 06/05/2012.

Mengutip deklarasi HAM, Universal Declaration of Human Rights (UDHR), Dr. Aidul Fitriciada Azhari mengatakan bahwa kebebasan dan hak asasi manusia (HAM) harus memperti

mbangkan hak-hak orang lain, agama, dan ketertiban.

“Dalam UDHR (Universal Declaration of Human Rights_red), Kovenan Hak Sipil, dan UUD 1945 ditetapkan bahwa kebebasan dan HAM ada pembatasan berdasarkan hukum dan undang-undang atas dasar pertimbangan hak orang lain (prinsip resiprokal), moralitas, agama, ketertiban, dan kesejahteraan umum,” jelas pakar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu.

“Fahri (Hamzah_red) itu tidak mengerti dan memahami HAM,” tandas Aidul.

Hukuman Mati 

Senada dengan Aidul Fitriaciada, Fauzan Anshari menambahkan bahwa kebebasan berbicara bukan berarti bebas dalam menodai agama.

“Bebas bicara bukan bebas menodai Islam. Bebas ala demokrasi yang dianut Fahri Hamzah itulah yg dia bela, bukan Islam,” kata Fauzan kepada MuslimDaily.Net.

Fauzan menambahkan, Islam melarang siapapun yang melakukan penodaan.

“Islam melarang siapapun melakukan penodaan terhadap ajaran Islam. Siapapun yang melakukan penodaan (terhadap ajaran Islam_red) hukumannya termasuk had riddah yakni dihukum mati kecuali bertaubat,” tandasnya.

Kultwit Fahri Hamzah

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam beberapa pernyataannya di Twitter, Fahri menyatakan dukungan agar Irshad Manji diberikan hak untuk berbicara dengan berbagai macam alasan dan argumen.

Ia menyatakan beberapa hal antara: [selengkapnya baca Fahri Hamzah: Kita Tidak Setuju Dengan Irshad Manji Tapi Biarkan Dia Bicara!]

Jangan kan negara Tuhanpun membela #freedomofspeech . Salah satu tujuan syariat adalah hifdzul al aql (memilihara akal)

Kalau Tuhan aja membiarkan setan hidup kok kita menentang#freedomofspeech ? Negara harus dilarang membatasi kebebasan berbicara.

Negara harus menjamin pergumulan ide bahkan harus mengambil untung dari munculnya ide2 terbaik dari publik.#freedomofspeech

Kita mungkin tidak setuju dengan @IrshadManji dalam diskusi@salihara itu tetapi biarkan dia bicara. #freedomofspeech

[muslimdaily]

*keterangan gambar: Dr. Aidul Fitriciada Azhari

Advertisements
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: