MA Mengakui Diguyur Dollar Dalam Sidang Kasus Terorisme


Officia Development Assistance (ODA) adalah alat yang digunakan negara maju (baca:penjajah) untuk mencengkerankan pengaruhnya ke negara-negara berkembang (baca:terjajah). Tujuan dari pemeberian ODA tergantung kepada negara pendonor. Sejak peristiwa 9-11 di AS, ODA diarahkan untuk mendukung program War on Terrorism nya AS.

Contoh ODA ini sudah dirasakan di Indonsia bagaimana para penegak hukum dan penguasa lebih mementingkan program pemberi ODA.

 

Eramuslim.com–Mahkamah Agung (MA) akhirnya mengakui ada bantuan dari Amerika Serikat terhadap proses persidangan kasus teroris di Indonesia. Namun MA menolak jika dikatakan bantuan tersebut dikaitkan dengan intervensi asing terhadap independensi hakim.

“Kita sekarang sudah dapat bantuan dari Amerika Serikat (AS) untuk perkara terorisme, untuk pengamanan persidangan,” kata Ketua MA Harifin Tumpa usai laporan akhir tahun di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (28/2).

Namun Harifin tidak merinci dalam bentuk apa bantuan AS tersebut. Ia pun juga mengaku tidak ada intervensi AS terhadap proses pengadilan, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

“MA tidak pernah dapat bantuan jika dihubungkan dengan perkara. MA akan selalu menolak apabila dikait-kaitkan (dengan perkara),” ujar Harifin.

Atas kasasi Abu Bakar Ba`asyir yang dihukum MA 15 tahun penjara, MA mengaku independen dan tidak terikat dengan bantuan AS tersebut.

“Yang kedua, MA sama sekali tidak pernah mendapat intervensi maupun permintaan dari pihak manapun terhadap perkara ini. Jadi apa yang dilakukan oleh hakim itu murni atas fakta yang ada di perkara,” jelas Harifin.

Sebelumnya,Muhamad Assegaf, salah satu pengacara Ustadz Abu menyebut ada tekanan dan rekayasa pihak asing dibalik putusan MA yang menolak kasasi Ustadz Abu.

“Dari sejumlah perkara yang dihadapi Baasyir, rekayasanya sangat kental sekali. Seorang Abu Bakar Ba’asyir yang sudah renta dan umurnya 75 tahun masih tetap dijadikan target seolah-olah orang berbahaya,” kata Muhammad Assegaf sepertip dikuti BBC Indonesia. (Pz)

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: