Akal Sehat tidak Bisa Terima Argumen Pemohon


Bagaimana akal sehat yang wajar bisa menerima legal standing YLBHI yang menyatakan bahwa a quo berpotensi merugikan pihaknya. “UU tersebut sudah berlaku 45 tahun, lain cerita kalau baru diterbitkan!”. ujar Advokad Lutfie Hakim, perwakilan dari MUI.

Tidak ada kekacauan akibat diterapkannya a quo tersebut. Kekacauan itu adanya dalam benak pemohon saja. a quo tidak melarang orang untuk menafsirkan agamanya tetapi hanya melarang orang menyebarkan pemahaman yang menyimpang dari agama resmi di wilayah hukum Indonesia.

Dengan adanya a quo saja aliran sesat marak. Apalagi kalau a quo dijadikan kekuatan hukum yang tidak mengikat seperti yang diinginkan pemohon. Dan yang aneh lagi pemohon tidak menjadikan nilai agama sebagai pertimbangannya.

“Para pemohon tidak memiliki legal standing, mereka tidak bergerak di bidang keagamaan ,argumentasi mereka banyak kekeliruan, maka permohonan pemohon harus ditolak” tegasnya mewakili Tim MUI. (mediaumat.com, 4/2/2010)

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: