Amir Hizbut Tahrir: Dukunglah Penegakan Khilafah


HTI Press-Muktamar Ulama yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia di Istora Senayan mendapat hadiah istimewa yakni amir Hizbut Tahrir al-‘Alim Atha’ Abu Rasytah. Ia menyampaikan sambutan itu secara audio karena berhalangan hadir secara langsung.

Di awal sambutannya, al-‘Alim Abu Rasytah mengutip firman Allah surat Fathir ayat 28 yang menyatakan bahwa hanya ulama-lah yang takut kepada Allah. Ulama adalah pewaris para Nabi, sehingga masa depan apa yang ditinggalkan oleh Nabi SAW tergantung pada ulama.

Syeikh Atha’ mengingatkan kembali, kejayaan Islam di masa Khilafah merupakan fakta yang tidak bisa dibantah. Sementara kondisi kaum Muslim saat ini terpuruk, tertinggal di segala bidang, dan kehilangan kemuliaan. Ia kemjudian berucap: “Demikianlah, keadaan kita dahulu. Demikian pula yang menimpa kita. Apakah masih ada jalan untuk memperbaiki semua realitas ini?”

Ia menjawab: “Sesungguhnya tegaknya Khilafah bukan sekadar persoalan utama yang hanya menjamin kemuliaan kaum Muslim dan rahasia kekuatannya saja. Tetapi ia juga merupakan yang pertama dan terakhir dari berbagai kewajiban yang lain.”

Menurutnya, sebagai kewajiban utama tentu siapa saja yang menunaikannya akan mendapatkan pahala yang amat besar dan bisa meraih kedudukan mulia. Karenanya, Syeikh Atha’ menyeru: “Sungguh, kami sangat ingin saudara semuanya ikut berpartisipasi bersama kami untuk meraih kemuliaan yang agung ini, dengan berjuang untuk menegakkan Khilafah. Siapakah di antara para ulama yang kebaikannya melebihi seorang ulama yang melaksanakan kewajiban yang agung ini?”

Ia kemudian meminta dukungan kepada para ulama. “Dukunglah kami, tolonglah kami, dan bantulah kami”. Tetapi dengan rasa hormat dan ketulusan dari lubuk hati yang paling dalam, kami ingin berkata kepada saudara sekalian, lebih dari semua itu, yaitu berjuanglah bersama kami, dan bekerja samalah dengan kami, untuk kebaikkan ini”.

Akhirnya ia berdoa untuk kesuksesan jalannya Muktamar Ulama tersebut. “Semoga muktamar ini menjadi pengantar terbitnya fajar Khilafah, sehingga seluruh dunia diterangi oleh kemuliaan dan kekuatan kaum Muslim. Umat Islam juga kembali lagi menjadi umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Dan negara mereka menjadi negara nomor satu lagi di dunia, yang membawa kebaikan dan berkah, hukum dan keadilan, industri dan ilmu pengetahuan, serta stabilitas dan keamanan.” [Yahya]

  1. #1 by wahyu btm on July 29, 2009 - 2:42 pm

    mungkinkah ummat yang berwarna warni ini, yang satu dengan yang lainnya sering saling ejek, saling menyalahkan , bahkan kadang mengkafirkan kelompok yang lain, dapat memilih dan tunduk pada pemimpin [kholifah?] jika kebetulan bukan dari golongannya?
    secara logika, jika ummat yang diwakili oleh ulamanya masing2 mengadakan pemilihan kholifah, takkan berhasil.
    tapi kalau kholifah Allah yang milih adalah Allah sendiri, ini baru tepat, tak kan Allah salah memilih, dan ketika Allah memilih seseorang untuk dijadikan kholifah, tentu sudah dibekali dengan segala sesuatu yang diperlukan untuk menjadi kholifah Allah swt.
    persoalannya sekarang, apakah Allah swt selama ini membiarkan ummat manusia tanpa seorang kholifah/ pemimpin sehingga ummat manusia menjadi sedemikian buruk keadaannya, atau sebenarnya Allah swt telah menunjuk seorang Kholifah/pemimpin tapi ummat manusia tak tahu atau tak mau dengan pilihan Allah swt.
    tolonglah bantu saya untuk memecahkan masalah ini.terima kasih.

  2. #2 by indonesian on July 30, 2009 - 3:56 am

    Untuk Indonesian komentar yg ini saya hapus , dan bagi komentator yg lain :

    Mohon maaf Komentar yg tidak tepat sasaran dan salah tempat tidak saya muat

    ttd
    Masayok

  3. #3 by indonesian on July 30, 2009 - 7:59 am

    tidak tepat sasaran bagaimana? coba dong disanggah..atau memang HTI cs anti kritik? “the only solution” kok anti kritik..

    Komentar masayok:
    Nih orang kok kayaknya benci banget sama hti dan islam sih?

    Jika memang mau diskusi silahkan Indonesian=hadi=sentra=wong bodho datang langsung ke kantornya
    atau jika di Kualalumpur kenal aktivis HT, bisa langsung disana.
    Di dunia maya sepertinya HT Malaysia juga sdh ada webnya.

    Blog ini bukan milik hti atau representatif hti. Thanks

  4. #4 by guest on July 30, 2009 - 8:03 am

    gimana nih tamu… maksud yg punya blog bhw ga tepat jk “nuduh” hti ke blog ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: