Rebiya Kadeer: “Dalam 8 Tahun Belakangan, Orang Uighur Dicap Sebagai Separatis, Teroris dan Ekstrimis”


Presiden kongres Uighur Dunia, Rebiya Kadeer: “Dalam 8 tahun belakangan, orang Uighur dicap sebagai separatis,teroris dan ekstrimis. Akibat propaganda dari pemerintah Cina, rakyat cina mulai percaya bahwa orang Uighur(muslim) adalah musuh dan mereka mulai membenci orang Uighur.(Mediaindonesia,9/7)

KOMENTAR:

1. fakta muslim minoritas menderita di bawah rezim komunis cina,
2. kerusuhan terakhir tewaskan muslim Uighur 800 org lebih
3.tragedi seperti ini hanya bisa dihentikan oleh kekuatan adidaya Khilafah yang menjadi induk dan pelindung umat Islam dimanapun mereka berada.

  1. #1 by indonesian on July 20, 2009 - 4:20 am

    yang nulis komentar di atas,
    bersyukurlah anda hidup di negeri demokratis seperti indonesia. anda yang seenak perut menghina pemerintah bisa makan dan buang air dengan nyaman meskipun anda terang2an mau mendirikan negara islam di indonesia

    • #2 by jermanis on July 20, 2009 - 3:43 pm

      bos… tidak ada stu alasn apapun agama apapun u/ membolehkan membunuh ato membantai manusia….. apalagi motif diskriminasi minoritas…… tolong nasehat anda smpaikan jg sama minoritas indonesia yang isinya sy modif sedikit ” bersyukurlah anda yang hidup d negeri indonesia yang mayoritas muslim, yang sejak dahulu SEBELUM kedatangan PENJAJAH belanda dkk memBAWA OLEH2 demokrasi,n sekulerisasi dll ….. he2, kalian minoritas tdk dperlakukan seperti muslim uighur d atas” ini menandakan bukan hanya DEMOKRASI yg menghormati nilai2 perbedaan n kemanusian. apalagi demikrasi sering berkunjung n menetap k negara2 ketiga naik kereta penJAJAHAN. aduh lebai dech! kok bisa nilai2 yang konon sangat manis ini dapat bergoncengan n bebesraan sama tu yang namanya penJAJAH… GAK NAYMBUNG BANGET. MAU tau jawabannya ya tanya sama fosil2 suku indian n aborigin yang dibabat hampir habis alias d musnakan sama negara2 yang laris manis mengajari negara2 lain bagaimana cara berdemokrasi……… gak nyambunggggggggg. piss!

      • #3 by indonesian on July 21, 2009 - 5:15 am

        nah ini,tipikal kaum separatis. mengaitkan demokrasi dengan penjajahan. lu mau gue kaitkan dengan bom? dg usamah bin laden? dimana2 muslim sbg minoritas tak pernah bisa menempatkan diri sebagai minoritas, pengennya jadi mayoritas, bikin negara sendiri trus nerapin syariat islam, tul kan? egois nggak??

        mo demokrasi kek mo syariat islam kek semuanya hasil interpretasi pemikiran manusia, lu mo ngecap syariat lu nomer satu kek..ngecap aje,dimana mana kecap emang nomer satu

      • #4 by maoto on July 24, 2009 - 3:29 am

        Mengapa ada org yg sangat yakin demokrasi dan dengan mudahnya mengatakan sparatis?
        padahal dia sendiri tidak ada contoh yg nyata tentang kebenaran demokrasi
        yg terbukti telah menyengsarakan manusia

        jika kita mau berpikir jernih
        bukankah sistem manusi inilah yg membuat kita menderita?
        keadilan sangat susah dicari bahakan mustahil didapatkan di setiap negara demokratis
        kemiskinan, kriminalitas menjadi santapan di setiap dengara demokratis
        masihkah kita katakan ini adalah sistem yg baik? bagi siapa?bagi penguasa yg hidup nyaman di atasa penderitaan atau org2 yg sdh hidup nyaman shg ga mau perubahan?

        Sungguh naif org2 yg mengatakan berjuang demi demokrasi
        ketika di paparkan tentang keboborokan sendi-sendi demokrasi di setiap lini. mereka tidak mau mengakuinya

        memang manusi terlalu sombong, ingin menjadi Allah atu sekutunya sehingga merasa bisa mebuat atran sendiri untuk dirinya
        padahal manusia tidak tahu hakikat manusia sendiri

        maka bisa dipastikan keboborokan dan kerusakana di darat, laut dan udara akibat prilaku org2 yg sombong dengan menolak hukum-hukum Allah SWT atau syariat islam dan lebih memilih demokrasi yg menuhankan manusia

    • #5 by maoto on July 24, 2009 - 3:23 am

      Indonesian yg harus bersyukur masih bisa hidup di BUMI ALLAH, meskipun tidak mau menrapkan hukum-hukum ALLAH, masih bisa makan minum buang air atas rizki yang ALLAH berikan

  2. #6 by indonesian on July 24, 2009 - 4:13 am

    jangan asal ngecap, bisa kasih contoh negara islam yang maju dan ente jadikan panutan?

  3. #7 by maoto on July 24, 2009 - 6:44 am

    Khilafah Islamiyah yang dibangun Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin

    So, sekarang mana nich negara demokrasi yg dibanggakan dan diyakini? contohnya dong?

  4. #8 by indonesian on July 25, 2009 - 9:18 am

    Rasulullah tidak bermaksud untuk mendirikan negara Islam. tapi negara yang berazaskan Islam. seandainya memang itu rencana Rasulullah, seharusnya Abu Bakar dan Umar akan melakukan hal yang serupa.
    Namun, sejarah berkata lain. Abu Bakar hanya mempertahankan wilayah yang telah Rasulullah taklukkan. Umar meperluas wilayah tapi tidak mendirikan negara Islam. dan tidak menyuruh penduduk wilayah tersebut untuk masuk Islam.

    negara demokrasi bukan cuma amrik cuy..buka mata dikit kenapa?

  5. #9 by maoto on July 27, 2009 - 2:29 am

    Tidak ada satu pun negara yg berdemokrasi… pasti anda marah… mengapa? coba sebutkan negara mana yg menyebutkan negara demokrasi indonesia… negara demokrasi amerika dll ga ada kan

    krn asas demokrasi adalah dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. vox populi vox dai… suar arakyat suara tuhan… kedaulatan berada di tangan rakyat/manusia lah yg berhal membuat hukum.

    jika dikatakan Rasulullah ga bermaksud mendirikan negara Islam? sungguh aneh…. padahal jelas sekali hijrah rasulullah dalam rangka memproklamirkan negara islam yg pertama… langsung dibuat perundang2ang piagam madinah… dan apa yg dilakukan Rasulullah sejak saat itu adalah bukti kepemimpinan seorang kepala negara

    Disebut negar Islam jika negara tersebut berasaskan islam dengan menrapkan syariat islam secara penuh di wilayahnya dan kemanan berada sepenuhnya di tangan negara Islam atau kekuatan kaum muslimin. Lalu dikenallah dengan Khilafah Islamiyah, pemimpinnya disebut kholifah, ada yang menyebutnya Imam dan Amirul Mikminin.

    Negara demokrasi emang bukan hanya amrik, tapi semua negara yg berdasarkan kedaulatan rakyat atau rakyatlah yg berhek membuat hukum. Dan tahu kah kamu, di semua negara yg beradsrakan demokrasi semuanya rusak, bejat, korup dan pembunuhan banyak terjadi ats nama DEMOKRASI.

  6. #10 by indonesian on July 27, 2009 - 6:18 am

    pembunuhan juga banyak waktu jaman khilafah islam yang ente bangga2in itu, coba liat sejarah wangsa abbasiyah,ga usah belagak sok..

    agama berperan? bisa jadi amat sangat sangat sedikit sekali. coba lihat indeks korupsi negara2 dunia. negara2 kapir korupsinya rendah dibanding negara2 mayoritas muslim.

    rasulullah berdakwah,memperbaiki akhlak. piagam madinah itu ikrar kesepakatan perjanjian damai umat islam dengan suku2 di madinah termasuk yahudi. jaman segitu pun nabi sudah menghargai pluralisme. golongan ente sekarang ini yang keblinger..ekstrimis dan anti non muslim

    • #11 by Librefusenik on July 27, 2009 - 8:00 am

      Islam mengakui pluralis tapi menolak PLURALISME
      Piagam Madinah adalah perundang-undangan negara yg dibuat oleh Rasulullah sebagai kepala negara untuk dipatuhi semua warga negaranya.
      Ketika piagam madinah di langgar oleh yahudi maka Rasulullah langsung memimpin sendiri pemberantasa pemberontak yahudi sehingga harus dihukum dan diusir dari wilayah negara Islam saat itu.

      Yang terjadi sekarang kebalikannya… perundang2an yg ada memaksa kaum muslimin yang beriman dan bertaqwa untuk tudnuk kepada hukum-hukum jahiliah buatan manusia dan memaksa kaum muslimin yg beriman dan bertaqwa meninggalakn hukum-hukum Allah SWT. Dimanakah HAm dan pliralisme yg diagung2kan? Mengapa kaum muslimin yg beriman dan bertaqwa dilarang menerapkan agamanya secara murni dan konsekuen?

      Akhirnya, dunia menjadi saksi bagaimana penganut DEMOKRASI mebantai jutaan nyawa tak berdosa hanya gara-gara atas nama DEMOKRASI

      sungguh baiknya demokrasi… sehg membuat lapangan kerja begitu sempit, perzinaan merajalela, perampokan dimana-mana, korupsi menjadi hal yg biasa, kemiskainan dan kebodohan milik semua rakyat. kecuali para borju

      DEMOKRASi… terimakasih telah menjadikan bumi ini rusak krn keserakahan para kaum kapitalis yg membuat aturannya atas nama demokrasi

  7. #12 by pengatur on July 28, 2009 - 6:09 am

    inilah kebodohan yang ada

    masalah ummat islam bukan hanya di Cina yg tertindas tetapi hampir di seluruh negeri

    permasalahan utama ummat ini adalah tidak mempunyai pelindung dan pemersatu yaitu satu pemimipin Kholifah. Dengan berdirinya Khilafah Islamiyah maka persatuan ummat islam akan terorganisir secara rapi
    jangankan hanya mengatasu masalah di Cina. menaklukan Amrik dan menggempur Israel pun ummat islam akan mampu dan memenangkannya

    Mendirikan negara Khilafah sesuai sunnahtullah dan rasulullah saw ketika mencontohkan di fase mekkah. Yaitu dengan gerakan dakwah islam tanpa kekrasan dan gerakannya secar fikriyah

    Kewajiban jihad terletak di semua kaum muslim terutama yang beriman dan bertaqwa. Muslim munafik pasti akan menolak dan lari atas kewajiban ini

    InsyaAllah sebentar lagi ketika pertolongan Allah datang dengan berdirinya Khilfah islamiyah, masalah di Cina, Indonesia, malaysia, Thailand, Afganistan, Irak, Iran, Uzbekistan dan seluruh negeri kaum muslimin akan menjadi masalah bersama seluruk akum muslimin. Dan kita sebagai ummat islam akan bahu membahu memberangus musuh-musuh Allah yang telah mendzalimi saudara-saudara kita

  8. #13 by gapokroh on July 29, 2009 - 2:14 am

    Sungguh Maha Mulia Allah Yang menciptakan manusia bumu dan segala isinya dan yang sekaligus mengatur dengan aturan-aturanNya agar semuany berjalan benar.

    Untuk mengatur manusia pun Islam telah diturunkan sejak 1400 tahun yang lalu

    Kasihinilah dan beri terang hati manusia-manusia picik Indonesia yang lahir di era sekarang… yang mengalami penyempitan pikiran dan hati..seolah bumi ini haya indonesia yg terlalu naif dengan goongannya

    Bukankah Islam telah mengajarkan bahwa sesama muslim adalah bersaudara bagikan satu tubuh, jika tubuh satu sakit maka bagian yg lain pun ikut sakit

    Ya Allah satukanlah hati kaum muslimin dimanapun berada
    Tegakkanlah Khilafah islamiyah dengan seger
    agar semua permasalahan kaum muslimin dimanapun bisa segra terselesaijan sesuai syariatMu

    Kami tidak gentar terhadap musuh-musuh ideologi Islam
    kami hanya menyampaikan yang baik sesuai qur’am dan sunnah

    Sampai kapanpun kebatilan tak akan menang
    Kami akan terus kobarkan perjuangan Islam ini
    Hingga islam menang atau kami yang harus menghadapMu dengan jiwa yang tenang

  9. #14 by hadi on July 29, 2009 - 6:46 am

    salah satu ayat di Al Quran yang menyatakan bahwa semua muslim adalah saudara, jangan dihayati secara dangkal dan harafiah. Saya berpendapat karena dangkalnya pemahaman terhadap ayat itulah yang paling memberi kontribusi terhadap gerakan radikal islam di dunia ini.

    Setiap perang yang melibatkan negara islam dengan negara non islam, maka seketika akan menjadi ajang pembuktian ayat tersebut. Para radikalisme agama akan berbondong-bondong mendaftarkan jihad kedalam perang tersebut, bahkan terkadang tanpa memaknai substansi dari perang yang ada tersebut.

    Lucunya kalau yang perang adalah sesama negara islam, maka para radikalisme dari Indonesia sama sekali nggak ada yang teriak-teriak. Contoh perang iran irak yang berlangsung cukup lama dan memakan korban cukup banyak, tidak ada sama sekali demo dan teriakan dari ormas islam radikal di Indonesia. Mungkin mereka bingung mau belain yang mana.

    Ketika Taliban menguasai Afganisthan dan saling berperang dengan beberapa fraksi disana yang sama-sama muslim, ormas-ormas islam radikal di Indonesia pun mulutnya pada bungkam. Penyebabnya saya kira sama dengan diatas, mereka pd bingung, mau belain yang mana.

    Yang paling konyol adalah ketika kerusuhan Ambon masih berlangsung, dengan alasan RMS akan memerdekakan dirinya, Laskar Jihad berbondong-bondong ke Ambon dan ikut berperang disana, tapi ketika GAM di Aceh memberontak, mereka pada bungkam lagi, penyebabnya jelas karena sebagian penduduk Aceh beragama islam.

    Coba seandainya sebagian besar penduduk Aceh beragama kristen, Hindu atau Buda, maka bisa dipastikan ormas-ormas islam garis keras pun akan riuh rendah mengerahkan anggotanya untuk berJihad. Kesimpulannya disini rasa kemanusiaan dan solidaritas kaum radikal tersebut sangat dangkal, hanya terbatas pada kesamaan agama.

    Kita lihat saja seandainya Pakistan dan India berperang lagi memperebutkan Khasmir, pasti kaum radikal itu akan berbondong mendaftarkan jihad, padahal mereka berperang karena rebutan tanah!

  10. #15 by rainattack on November 27, 2009 - 8:31 am

    khilafah harus dari akar rumput…
    bukan tiba2 dateng begitu aja.

    ya dakwah kalau emang ada yg munkar harus secara keras, agar adanya ketegasan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: