Bahaya, Selingkuh Menjadi Rekreasi Pejabat Negara!


Sistem sekulerisme telah mengkondisikan kehidupan yang amoral baik di kalangan elite maupaun rakyat biasa. Tengoklah kasus-kasus yang dihadapi oleh elite di Indonesia ini yang menjadikan selingkuh atau perzinaan adalah rekreasi psikologi. Negeri ini sangat tidak suka terhadap poligami tetapi membiarkan prostitusi dan perzinaan merajalela

 

Hidayatullah.com– Psikolog Universitas Sumatera Utara, Irna Minauli baru-baru ini menyebutkan,  hampir sekitar 80 persen pejabat Sumatera Utara telah berselingkuh. Menurutnya, selingkuh merupakan bagian dari rekreasinya pejabat.

“Memang benar, banyak pejabat yang berselingkuh. Hal ini disebabkan karena banyaknya pekerjaan dikantor, jadi para pejabat ingin berekreasi dengan berbagai cara,” kata Irna dikutip Waspada.

Namun katanya, kebanyakkan para pejabat berfantasi dengan cara melakukan berhubungan intim dengan wanita lain bukan dengan istri sendiri. Padahal, lanjutnya hal ini tidak boleh dilakukan, karena dilarang setiap agama.

Irna menuturkan, perselingkuhan pejabat ini, pada umumnya dilakukan oleh pria dan wanita yang berumur 30-40 tahun. Tindakan yang dilakukan pejabat tersebut diusia demikian bisa dikatakan masa puber yang kedua.

“Kemungkinan tindakan yang dilakukannya, pada masa mudanya kurang bergaul. Dan hal ini menjadi trend dikalangan sekelompok pejabat yang suka berselingkuh, agar tidak dikatakan suami takut istri,” ujar Irna.

Ditegaskan Irna, dari 80 persen pejabat Sumut yang dikatakan LBH APIK berselingkuh, bukan hanya dari laki-laki saja, karena banyak juga pejabat wanita yang suka berselingkuh.

“Yang berselingkuh itu sama antara laki-laki maupun perempuan, jadi jumlah perselingkuhannya sama persentasenya,”katanya.

Ditambahkanya, banyaknya pejabat yang ingin melakukan sensasi yang lain diluar rumah, terutama dalam berhubungan intim, karena itu merupakan suatu bentuk keinginan yang terpendam selama ini.

“Perselingkuhan merupakan hal petualangan bagi para pejabat, apalagi pejabat yang sudah ditingkat atas,” imbuhnya.

Para pejabat yang seperti itu menurutnya, tidak tahu bahwa itu merupakan tindakan bunuh diri, yang dapat mengakibatkan kehancuran bagi diri pejabat tersebut. [was/www.hidayatullah.com]

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: