MES Adakan Munas Pertama, Sambut “The End of Capitalism”


Krisis finansial global mendera dunia sejak awal tahun ini. Krisis yang terjadi karena gelembung ekonomi (bubble economy) telah mengambrukkan perekonomian dunia. Akar permasalahannya yang paling mendasar adalah sistem kapitalisme yang saat ini telah menggelembungkan ekonomi yang tidak sesuai dengan riilnya.  Hal ini semakin membuktikan bahwa sistem kapitalisme tidak dapat lagi dilanjutkan.

“Keberhasilan kapitalisme yang terjadi selama ini karena gelembung-gelembung ekonomi tersebut, sehingga saat gelembung meletus ekonomi kapitalispun ambruk. Tidak ada fundamental yang mendasari gelembung ekonomi tersebut,” papar Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aries Mufti dalam jumpa pers menjelang penyelenggaraan Munas Pertama MES di Jakarta, kemarin (30/10).

Aries melanjutkan, inilah saatnya dunia melihat sistem ekonomi yang paling adil yang tidak melahirkan gelembung ekonomi dan spekulasi, dan tidak memusatkan ekonomi hanya pada orang kaya, yaitu sistem ekonomi syariah atau sistem ekonomi Islam. Sistem inilah yang tepat untuk mengatasi krisis ekonomi berkepanjangan dan menghindari krisis-krisis ekonomi lainnya di masa mendatang.

MES sebagai wadah para penggiat ekonomi syariah di Indonesia merasa terpanggil untuk lebih giat mensosialisasikan sistem ekonomi syariah di tengah-tengah masyarakat. Pada Munas I yang akan diselenggarakan pada 2-3 November mendatang, MES mengangkat tema “The End of Capitalism and The Need for Ethical Economy“.

“Melalui Munas I, MES meneguhkan kembali semangat perjuangan dan pemahaman anggotanya dan seluruh penggiat ekonomi syariah untuk bekerja lebih keras menyadarkan masyarakat pentingnya kembali pada sistem ekonomi syariah,” ujar Sekretaris Jenderal MES, Syakir Sula.

“Secara kebetulan Munas MES ini bertepatan dengan krisis keuangan global yang disebut-sebut sebagai sakaratul mautnya sistem ekonomi kapitalistik dan harapan munculnya sistem ekonomi yang lebih sustain,” lanjutnya.

Munas MES direncanakan berlangsung pada 3 dan 4 November 2008 akan merumuskan program kerja, memilih ketua umum baru dan disemarakkan oleh talkshow yang menghadirkan tokoh-tokoh ekonomi syariah, seperti Aries Muftie, Syafi’i Antonio, M. Syakir Sula, Sofyan S. Harahap, Mustafa E. Nasution dan lain-lain. Munas dihadiri oleh pengurus MES dari 17 propinsi dan 18 kabupaten/kotamadya seluruh Indonesia. [ihsan/www.suara-islam.com]


  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: