Dituntut 2 Tahun, Habib Anggap Karena Bukan Besan Presiden


Ketua Front Pembela Islam (FPI) dituntutu dua tahun penjara. “Kesalahan saya dan saudara Munarman hanya satu, karena kami bukan Besan Presiden,” ujar Rizieq berseloroh

Hidayatullah.com–Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Sihab dituntut 2 tahun penjara terkait kasus penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dalam insiden Monas 1 Juni lalu.

Rizieq Sihab dituding telah menganjurkan penyerangan terhadap kelompok AKKBB termasuk Ahmadiyah didalamnya.

JPU mengajukan Habib Rizieq dakwaan pasal 170 jo pasal 55 dan pasal 156 karena terbukti mengajurkan untuk berbuat kekerasan dengan posisi tidak langsung. Habib Rizieq dituntut hukuman 2 tahun penjara dipotong masa tahanan sekitar 4 bulan.

Sementara untuk Munarman, didakwa pasal 170 ayat 1 KUHP karena sengaja melakukan kekerasan terhadap orang dan barang. Hal-hal yang memberatkan tuntutan yakni, perbuatan terdakwa bertentangan dengan undang-undang yang berlaku. Selain itu perbuatan terdakwa mengakibatkan rasa sakit dan trauma kepada para korban.

Dengan mengenakan, baju serba putih Rizieq Sihab mendengarkan tuntutan jaksa yang dibacakan jaksa Nurlita di pengadilan negeri Jakarta Pusat.

Ketua Front pembela Islam, Habib Rizieq Sihab diajukan ke pengadilan karena didakwa terlibat kasus kekerasan di dekat monumen nasional yang mengakibatkan sekitar 70 orang terluka.

Saat itu, massa kelompok AKKBB menggelar aksi damai memperingati hari lahir pancasila yang antara lain diikuti oleh sejumlah anggota Ahmadiyah. Namun mendadak diserang oleh kelompok yang mengatasnamakan laskar pembela Islam.

Meski Rizieq tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung namun ia didakwa dengan dua pasal karena diduga telah menganjurkan penyerangan terhadap kelompok Ahmadiyah.

Munarman yang didakwa memimpin aksi kekerasan tersebut juga dituntut 2 tahun penjara di pengadilan negeri jakarta pusat. Sidang kasus ini akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan.

Adapun hal yang meringankan Munarman adalah selama di persidangan terdakwa berlaku sopan. Selain itu terdakwa juga mempunyai tanggungan isteri dan anak yang masih kecil.

Intervensi

Menanggapi tuntutan JPU, Munarman menuding adanya intervensi pemerintah.

“Mereka (jaksa) hanya buat usulan, lalu kasus ini digulirkan kepada SBY, ketika SBY sedang rapat terbatas dengan Menkopolkam pada 2 Juni lalu. Jadi tuntutan ini berdasarkan sub ordinasi pemimpin. Berarti dalam hal ini intervensi ada terhadap hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi ini, Habib Rizieq mengomentari tuntutan 2 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada dirinya dengan berseloroh.

“Kesalahan saya dan saudara Munarman hanya satu, karena kami bukan Besan Presiden jadi kami dituntut 2 tahun,” ujar Habib Rizieq yang tampak bersama Munarman pada para wartawan seusai persidangannya di PN Jakpus, Senin (13/10). Munarman yang berada di sampingnya pun tersenyum mendengar pernyataan Habib Rizieq tersebut. [cha, berbagai sumber/www.hidayatullah.com]

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: