Pemerintah Inggris Legalkan Peradilan Syariah Beroperasi


 
ImageSetelah empat tahun beroperasi tanpa ada pengakuan resmi dari otoritas terkait, akhirnya Pemerintah Inggris melegalkan keberadaan Peradilan Syariah di negara dengan 1 juta muslim tersebut. Pihak otoritas berwenang di Inggris mengijinkan bagi Peradilan Syariah untuk menjadi lembaga peradilan  yang memiliki kewenangan memutus berbagai perkara sipil yang terjadi di kalangan muslimin Inggris, berdasarkan syariat Islam. 

Peradilan Syariah Inggris, secara de fakto telah berdiri sejak empat tahun lalu. Namun berbagai keputusan yang dikeluarkannya belum diakui legalitasnya dalam sistem peradilan di Inggris, sehingga tidak dapat menjadi dasar hukum di tingkat peradilan yang lebih tinggi. Dengan diberikannya ijin resmi dari pemerintah, seluruh putusan yang dikeluarkan oleh Peradilan Syariah akan memiliki kekuatan hukum penuh dan diakui oleh lembaga peradilan lainnya.

“Kami berhasil mencapai cita-cita kami. Di bawah UU Arbritasi, kami dapat memutus kasus-kasus sipil kaum muslimin berdasarkan syariat Islam dan putusan kami diakui oleh negara maupun peradilan Tinggi ”, kata Sheikh Faiz-ul-Aqtab Siddiqi, Ketua Tribunal Muslim Arbitration kepada Sunday Times.

Menurut harian tersebut, pemerintah Inggris telah memberi kewenangan kepada Peradilan Syariah untuk memutus perkara, khususnya terkait dengan masalah perkawinan, harta waris, masalah peselisihan keuangan  dan kasus-kasus lokal lainnya.

Menurut Sheikh Siddiqi, salah seorang tokoh yang banyak ikut terlibat dalam penyelesaian berbagai sengketa antar muslim Inggris, mengatakan, dasar pemerintah Inggris memberikan legitimasi bagi Peradilan Syariah adalah UU Arbritasi tahun 1996. Berdasarkan UU ini, menurut Sheikh Siddiqi, Peradilan Syariah diklasifikasikan sebagai peradilan arbritasi. Arbritasi akan memberi solusi alternatif bagi pihak-pihak yang bertikai, apakah pertikaiannya diselesaikan melalui peradilan Syariah atau melalui jalan hukum lainnya termasuk, musyawarah.

“Makanya metode ini disebut juga dengan alternatif penyelesaian konflik, karena memberi kebebasan kepada pihak-pihak yang bersengketa untuk memilih cara penyelesaian termasuk melalui Peradilan Syariah,” kata Siddiqi menambahkan.

Siddiqi juga mengatakan keputusan yang dikeluarkan oleh Peradilan Syariah Inggris nantinya akan berkekuatan hukum penuh karena telah diakui secara legal dalam sistem peradilan yang berlaku. Selain itu juga diakui oleh peradilan negara yang lebih tinggi.
Di Inggris saat ini terdapat lima Peradilan Syariah dan dalam waktu dekat akan didiirikan dua peradilan lagi. Peradilan Syariah sebenarnya telah beroperasi di Inggris sejak dua dekade yang lalu. Namun baru diakui keberadaannya dalam sistem peradilan Inggris baru-baru ini.

Dukungan legalisasi Peradilan Syariah juga datang dari Gereja Canterbury. Beberapa waktu lalu, Pemimpin Gereja Canterbury, Rowan William merekomendasikan sistem hukum di Inggris untuk mengakui beberapa aspek dari syariah Islam untuk dijadikan landasan hukum bagi penyelesaian berbagai kasus yang menimpa masyarakat muslim . Pada bulan Juli lalu, Hakim Agung Inggris, Nicholas Philipds, seorang hakim senior Inggris  mendukung penuh peran syariah dalam sistem hukum di Inggris.

Kebijakan pemerintah Inggris ini disambut gembira oleh para pemimpin muslim di Inggris. Mereka mengatakan hal itu sebagai pengakuan dari pemerintah Inggris terhadap persamaan hak antar sesama warga negara, tanpa membeda-bedakan mayoritas dan minoritas.

“Kami mendukung penuh peradilan syariah”, kata Inayat Bungalawala, Sekjen The Muslim Council of Britain (MCB) seperti dikutip Islamonline. “ jika kelompok minoritas Yahudi Inggris saja diberi kebebasan untuk menyelesaiakan berbagai perkara-perkara sipil kepada Peradilan Jewish Bet, maka kaum muslimin juga harus diberi hak yang sama untuk menyelesaikan berbagai kasus sipilnya di peradilan Syariah, berdasarkan syariat Islam” ujarnya. (syarif/iol/www.suara-islam.com)

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: