Protes Pembebasan OPM, Massa HTI Demo Kedubes AS


Puluhan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) demo di depan Kedubes AS memprotes tindakan anggota kongres AS yang meminta 2 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dibebaskan.

Massa HTI yang akan berunjuk rasa diperkirakan sebanyak 500 orang. Namun yang baru datang baru sekitar 50 orang.

Massa HTI mulai berdatangan secara bergelombang di Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/8/2008) sejak pukul 09.45 WIB.

“Kami memprotes aksi intervensi AS ke Papua,” kata koordinator lapangan HTI, Sodiq Ramadhan.

Aksi diisi oleh orasi-orasi yang intinya meminta AS tidak mengintervensi Indonesia. Massa HTI juga mengibarkan bendara dan 6 spanduk bertuliskan “HTI Menolak Intervensi AS.”

HTI juga meminta agar pemerintah tidak terpengaruh oleh intervensi anggota kongres AS dan meminta masyarakat di Papua tetap mendukung NKRI.

Sekitar 50 aparat kepolisian tampak berjaga-jaga. Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan dan sebaliknya masih lancar.

40 Anggota Kongres AS menyurati Presiden SBY meminta agar 2 anggota OPM, Filep Karma dan Yusak Pakage dibebaskan tanpa syarat. Mereka menilai tindakan Filep dan Yusak itu merupakan wujud dari kebebasan mengeluarkan pendapat.(aan/djo)

  1. #1 by Tria on August 14, 2008 - 3:55 am

    Salam,
    saran saya…sebelum mendemo kedubes AS..cari bukti dulu ke papua dan Amerika..nah…kalo dapat tuh data asli dan valid monggo demo sepuas2nya. Tidak semuanya berbau ttg Amerika itu jelek…banyak warga non muslim dan muslim Amerika yg bantu indonesia. kalo benci Amerika stop pake hp, laptop dan kompouter kan softwarenya buatan Gats orang yahudi, jgn ke mall, jgn pake mobil,pake onta aja…balik ke jaman batu aja. jadilah muslim yang sopan dan beretika dan pintar. Satu lagi..tidak semuanya wanita timteng pake hijab itu muslim, yg muslim juga ada. lihatlah fakata jgn asumsi melulu…

  2. #2 by abi_tri on August 19, 2008 - 7:29 am

    Madaniyah (materi/alat2 teknologi dll) selama tidak mengandung hadlarah (pandangan hidup tertentu) boleh-boleh saja. Ga harus pake onta yg khas arab. pake motor made in china yag katanya komunis jg gpp.

    jangan berpikir picik dan terlalu membela penjajah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: