Inggris Danai Program-Program Anti-Ekstrimisme untuk Generasi Muda Muslim


Para negara kapitalisme mulai merasakan bankitnya pemikiran Islam yang diusung oleh para pemuda-pemuda Islam. Tuntutan persatuan ummat yang semakin menguat membuat resah para penjajah, sehingga dibuatlah program-program untuk mengcounter pemikiran Islam yang berkembang. Perang pemikiran antara ideologi Islam dan kapitalisme semakin terasa di kampus-kampus yang berisiskan pemuda-pemuda Islam.Oleh karena itu, Inggris pun membuat program masuk kampus dengan menawarkan ide-ide sekulerismenya.

Eramuslim.com–Sebagai upaya mencegah ekstrimisme di kalangan anak muda khususnya Muslim, pemerintah Inggris akan membentuk dan membiayai sebuah tim yang beranggotakan para cendikiawan Muslim. Tugas tim tersebut adalah menggelar diskusi-diskusi dan debat di universitas-universitas di seluruh Inggris tentang berbagai isu antara lain, isu keseteraan gender, kewajiban warga Muslim sebagai warga negara, dan isu-isu lainnya.

“Kami punya tanggung jawab untuk memastikan bahwa generasi muda kami dibekali dengan ketrampilan yang mereka butuhkan untuk mencegah mereka menjadi orang-orang yang ekstrim dan melakukan tindak kekerasan, serta membantu mereka untuk memahami bahwa keyakinan agama mereka sejalan dengan nilai-nilai yang berlaku secara luas, ” kata Menteri Urusan Kemasyarakatan Hazel Blears.

Selain menggelar acara diskusi dan debay di universitas-universitas, dalam upaya mencegah munculnya ekstrimisme di kalangan anak muda, pemerintah Inggris juga akan memberikan pendidikan tentang kewarganegaraan bagi para pemuda Muslim di masjid-masjid.

“Kami merasa perlu mendorong dan memciptakan rasa aman di tempat-tempat dilaksanakannya debat-debat yang membahas isu-isu sensitif, tempat-tempat yang sering digunakan kelompok ekstrimis untuk mengeksploitasi anak-anak muda. Kami juga ingin memastikan bahwa generasi muda Muslim memahami ajaran agama mereka dan menerapkannnya dalam hidup bermasyarakat, ” papar Blears.

Uji coba program ini, akan dilakukan bulan September mendatang di London dan di wilayah lainnya yang memiliki populasi warga Muslim cukup padat seperti di Birmingham dan Leicester di Inggris Tengah, di Oldham, Rochdale dan Bradford di Inggris Utara. Saat ini, dipekirakan ada 400 ribu pelajar Muslim dari dua juta jumlah warga Muslim di Inggris.

Warga Muslim Inggris menilai positif program-progam yang akan digelar pemerintahnya. Syaikh Ibrahim Mogra, tokoh Muslm Council of Britain mengakui bahwa mereka merasa masih perlu bantuan untuk struktur yang lebih baik sebagai pendekatan pendidikan terhadap generasi muda Muslim. “Saya pikir anak-anak kita perlu dibekali pengetahuan, bahwa mereka harus bangga sebagai Muslim sekaligus sebagai anak muda Inggris, ” kata Mogra.

“Kami menyambut baik setiap upaya untuk membantu komunitas kami menjadi lebih kuat, tanpa harus melakukan isolasi, mengontrol atau mengubah komunitas itu sendiri, “sambungnya. (ln/iol)

  1. #1 by suaranurani on July 21, 2008 - 10:58 am

    cara yang sangat positif memerangi fanatisme yang mengancam masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: