Kekerasan Terhadap Akidah Lebih Menyakitkan Hati


Suara-Islam Online–Ketua Majelis Ulama Indonesia, KH Cholil Ridwan mengatakan, Insiden monas itu adalah asap. Maka apinya itu yang harus dipadamkan. “Yang saya maksud api adalah adanya radikalisme atau kekerasan dalam akidah Islam,” ujarnya saat menjadi salah seorang pembicara dalam Dialog Terbuka yang diselenggarakan oleh Majalah Al Mujtama bertema, Ada Apa Di balik Insiden Monas? di Jakarta, Jumat, (6/6).

Insiden Monas memang telah menyebabkan luka fisik bagi para korban, tapi pembiaran Ahmadiyah di Indonesia telah melukai hati umat Islam puluhan tahun. Radikalisme akidah ini lebih menyakitkan daripada radikalisme fisik. “Ahmdiyah itu telah menodai Alquran, ini sangat menyakitkan,” ujar KH Cholil Ridwan. Karena itu, katanya Api ini harus dipadamkan dengan air yaitu dengan UU PNPS no 5 1961 tentang penodaan agama. Persis seperti dilakukan pemerintah terhadap Ahmadiyah Yunior, yakni Alqiyadah Al Islamiyah.

Memang menjadi pertanyaan, kenapa pada pembubaran Al Qiyadah bisa dilakukan sementara pada Ahmdiyah tidak dilakukan. “Ini sangat menyakitkan hati. Apalagi kami di MUI dinanti umat untuk mengawal akidah ini,” ujar pemimpin pesantren Husnayain ini.

Umat Islam, tambahnya, selalu jadi anak tiri, tak pernah jadi anak kandung di negeri sendiri. Contohnya saja untuk menggolkan sejumlah UU seperti UU Sisdiknas dan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi yang sesuai aspirasi umat Islam, harus mengerahkan massa untuk berdemo. Untuk mendukung disahkannya UU APP umat Islam berdemo sampai 2 juta umat yang dipimpin langsung oleh KH Ma’ruf Amin, ketua MUI sekaligus Kyai NU, tapi tak berhasil. “Jadi kita ini anak tiri, termasuk dalam masalah Ahmadiyah,” ujar KH Cholil Ridwan.

Ahmadiyah telah dinyatakan sesat oleh MUI, oleh Bakor Pakem tahun 2005, kemudian dikuatkan oleh Bakor Pakem tahun 2008. Sejumlah organisasi Islam dan juga pengadilan negeri sejumlah daerah juga telah melarang Ahmdiyah. Ulama seluruh dunia pun telah menganggap Ahmadiyah itu non Islam. Karena dianggap non Islam maka Arab Saudi mengharamkan Ahmadiyah untuk berhaji di Mekkah. Tapi kenapa hingga sekarang pemerintah tidak menindaklanjutinya.

Ini lah yang menyebabkan kekecewaan di kalangan umat Islam. “Ekskalasi kekecewaan umat Islam terus terjadi dan akhirnya meletuslah insiden di Monas, yang merupakan letusan kecil,” ujar KH Cholil.

Menurut alumni Ponpes Gontor ini, jika Indonesia negara syariah maka tak perlu adanya Majelis Ulama Indonesia. Juga tak perlu Bakor Pakem. Pemerintah yang menjalankan syariah pasti akan menjalankan pemerintahannya sebagaimana pemerintahan Islam yang dulu dipimpin Abu Bakar. Abu Bakar ketika menghadapi nabi Palsu Musailamah dan pengikutnya, mengirimkan tentara untuk mem berantas aliran sesat, sehingga para pengikut nabi palsu itu terbunuh hingga 10 ribu orang. Tapi, kata KH Cholil, Indonesia bukan negara Islam, juga bukan negara sekuler. Makanya banyak yang menyebut Indonesia adalah negera bukan-bukan. “Tapi meski demikian pemerintah tetap wajib membubarkan Ahmaiyah,” ujar KH Cholil. [pd/www.suara-islam.com]

  1. #1 by Apop Tosis on June 12, 2008 - 1:14 am

    Perhatikan benar2 pertanyaan Allah di bawah ini: (saya kopi dari islamicity.com)

    16:48 Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri?

    Awa lam yaraw ila ma khalaqa Allahu min shayin yatafayyao thilaluhu AAani alyameeni waalshshamaili sujjadan lillahi wahum dakhiroona

    أَوَ لَمْ يَرَوْاْ إِلَى مَا خَلَقَ اللّهُ مِن شَيْءٍ يَتَفَيَّأُ ظِلاَلُهُ عَنِ الْيَمِينِ وَالْشَّمَآئِلِ سُجَّدًا لِلّهِ وَهُمْ دَاخِرُونَ (16:48)

    Kalau anda memang menjawab (secara jujur): ya saya bisa SAKSIKAN ciptaan Allah memang seperti apa yang diterangkan dalam ayat itu, maka tidak mungkin bisa merasakan aqidah disakiti. Karena memang tidak ada yang bisa menodai al qur’an. Bagaimana bisa seseorang menodai terbitnya matahari yang diperintahkan oleh Allah? Maka, tidak bosan2 saya selalu menawari rekan2 saya untuk membuka mata batinnya MENYAKSIKAN aturan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: