Semua, Dianggap Bermula dari Petisi


Pantauan hidayatullah.com di lapangan saat aksi bentrok terjadi, karena emosi sebagian umat Islam atas “provokasi” iklan Petisi yang sebelumnya dimuat di beberapa koran

ImageHidayatullah.com–Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pantauan hidayatullah.com di lapangan saat peristiwa terjadi akibat emosi massa yang terprovokasi oleh aksi-aksi sebelumnya yang dilakukan kalangan liberal dan AKK-BB. Diantaranya munculnya iklan Petisi dukungan terhadap Ahmadiyah.

Iklan Petisi bertajuk, “Mari Pertahankan Indonesia Kita!” yang dimuat di beberapa media massa itu memunculkan nama-nama tokoh pendukung. Diantaranya; A. RAHMAN TOLLENG , A. SYAFII MAARIF (Maarif Institute), Abdul Moqsith Ghazali (JIL), Abdul Munir Mulkhan (UIN), Ade Armando (Majalah Madinah), Adnan Buyung Nasution, Agus Hamonangan (Kompas), para aktivis JIL lain seperti; Ahmad Baso, Ahmad Fuad Fanani . Ahmad Nurcholish . Ahmad Sahal . Ahmad Suaedi . Ahmad Taufik . Ahmad Tohari dan Akmal Nasery Basral.

Juga nama-nama lain seperti; Albertus Patty, Amien Rais, Anand Krishna, Andreas Harsono, Asmara Nababan (PDI), Ayu Utami, Azyumardi Azra dan Bachtiar Effendy.

Juga nama Christianto Wibisono, Daniel Dakhidae (Kompas), Fikri Jufri (Tempo), Gadis Arivia, Goenawan Mohamad, Gusti Ratu Hemas, Hamid Basyaib (JIL), Ihsan Ali-Fauzi, Indra J. Piliang, Jajang C. Noer, Julia Suryakusuma (aktifis feminis), Kautsar Azhari Noer, KH. Husein Muhammad (JIL), Imam Ghazali Said (dosen IAIN Surabaya), Lies Marcoes-Natsir, Luthfi Assyaukanie (JIL), M. Dawam Rahardjo, M. Guntur Romli (JIL), M. Syafi’I Anwar (ICIP), Marsilam Simanjuntak, Moeslim Abdurrahman dan Siti Musdah Mulia (ICRP).

Nong Darol Mahmada (JIL), Novriantoni (JIL), Rieke Dyah Pitaloka, Rizal Mallarangeng, Syamsurizal Panggabean, Toriq Hadad, Uli Parulian Sihombing, Ulil Abshar-Abdalla (JIL), Usman Hamid (Kontras), Wardah Hafiz (pegiat feminisme), Yenni Rosa Damayanti, Yenny Zannuba Wahid, Yudi Latif, Zainun Kamal (UIN), juga Zuhairi Misrawi (JIL).

Nama-nama ini, oleh massa elemen Islam, sebagaimana pemantauan hidayatullah.com di lapangan, dianggap telah memancing emosi massa karena dianggap membela Ahmadiyah. Di sisi lain, melaui iklan Petisi nya di berbagai Koran, mereka juga telah menyalahkan kalangan Islam sebagai biang kekerasan.

Advertisements
  1. #1 by Benn Isman on June 3, 2008 - 3:51 pm

    Yang salah adalah siapapun yang berbuat kekerasan karena tidak bisa menerima perbedaan keyakinan, pandangan dan pemikiran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: