Insiden Adam Air ‘salah pilot’


Pesawat Adam Air jatuh saat menerbangi jalur Surabaya-Manado
Pesawat Adam Air jatuh saat menerbangi jalur Surabaya-Manado

Penyelidikan atas jatuhnya pesawat Adam Air yang menewaskan lebih dari 100 pada awal 2007 mengarah ke kesalahan pilot dan kerusakan sistem navigasi.

Kesimpulan ini diperoleh dari hasil analisis rekaman kotak hitam pesawat yang menyebut pilot melakukan kesalahan prosedur terbang setelah terjadi kerusakan alat navigasi pesawat.

Pengamat penerbangan mengingatkan, kesalahan terbang akibat kerusakan alat selama ini kerap terjadi pada pesawat maskapai penerbangan lain.

 Kecelakaan ini terjadi sebagai kombinasi beberapa faktor, termasuk kegagalan kedua pilot dalam intensitas memantau flight instrument, khususnya dalam dua menit terakhir penerbangan
Tatang Kurniadi
Ketua KNKT

Para penyelidik dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi mengatakan, dua pilot secara tidak sengaja mematikan ‘pilot otomatis’ ketika berupaya membetulkan sistem navigasi.

Pesawat oleng dan kemudian menghantam laut, dengan laju 10 kali lebih cepat dari pendaratan normal.

“Kecelakaan ini terjadi sebagai kombinasi beberapa faktor, termasuk kegagalan kedua pilot dalam intensitas memantau flight instrument (piranti penerbangan), khususnya dalam dua menit terakhir penerbangan,” kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi.

Penyelidikan KNKT

KNKT butuh lebih dari setahun untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat Boeing 737 yang menewaskan 102 penumpang berserta awak pesawat tersebut.

Berdasarkan rekaman pada Kotak hitam pesawat Adam Air yang ditemukan Agustus tahun lalu di perairan Majene, Sulawesi Barat, KNKT menyimpulkan pesawat jatuh dari ketinggian 35 ribu kaki dan menabrak laut.

Pesawat jatuh setelah pilot gagal mengendalikan pesawat karena kerusakan sistem navigasi pesawat, kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi.

Saat pilot melakukan koreksi sistem navigasi, IRS Mode Selector Unit Nomor 2 (kanan) dialihkan ke posisi mode ATT. Akibatnya, automatic pilot tidak berfungsi, setir kemudi netral di tengah dan pesawat mulai miring ke kanan, kata Tatang.

Perawatan pesawat

Hasil investigasi KNKT juga menyebutkan, maskapai Adam Air tidak melakukan perawatan pesawat dengan baik, karena tercatat telah terjadi 154 kali kerusakan pada alat navigasi pesawat naas itu, sepanjang 3 bulan sebelum kecelakaan terjadi.

Karena itu menurut pengamat penerbangan Dudy Sudibyo, kecelakaan juga disebabkan karena persoalan manajemen maskapai yang ditunjukkan oleh buruknya perawatan pesawat dan minimnya ketrampilan terbang pilot.

 

 Yang terjadi di Adam Air itu the tip of the iceberg [pucuk gunung es],” kata Dudy Sudibyo.
Dudy Sudibyo
Pengamat penerbangan

Yang meresahkan, menurut Dudy ini tidak hanya terjadi pada Adam Air saja.

“Yang terjadi di Adam Air itu the tip of the iceberg [pucuk gunung es],” kata Dudy Sudibyo.

Pesawat Adam Air hilang kontak pada 1 Januari 2007, dalam perjalanan dari Surabaya menuju Manado.

Dalam laporannya, KNKT juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan maskapai penerbangan untuk meningkatkan standar keselamatan, termasuk pengawasan ketat terhadap perawatan pesawat terbang dan pelatihan penerbang.

Advertisements
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: