27
Oct
Posted by masayok in Ekonomi, Hukum, News, Politik, Sosial. Leave a Comment
Beginilah biadabnya perilaku bangsa yang terkutuk Yahudi Israel. Para pemukim Yahudi di Israel dapat dengan tenang dan leluasa menghamburkan-hamburkan air yang biasa mereka pakai untuk menyirami rumput di halaman rumah bahkan mengisi penuh kolam renang mewah milik mereka.
Namun di sisi lain air yang juga menjadi kebutuhan mendasar bagi warga Arab Palestina – mereka harus berjuang untuk mendapatkan hak akses ke sumber-sumber air untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, seperti dilaporkan oleh sebuah kelompok HAM pada Senin kemarin (26/10). Continue reading
27
Oct
Posted by masayok in Dakwah. Leave a Comment
Dalam sebuah haditsnya, Nabi SAW, sebagaimana dituturkan Abu Hurairah, pernah bersabda, “Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari ketika tidak ada perlindungan kecuali perlindungan-Nya. Mereka adalah: pemimpin yang adil; anak muda yang menghabiskan masa mudanya dengan senantiasa beribadah kepada Allah ‘Azza wa Jalla; seseorang yang kalbunya senantiasa terikat dengan masjid; dua orang yang saling mencintai di jalan Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah; seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan, ia menjawab, ‘Sungguh aku sangat takut kepada Allah,”; seseorang yang mengeluarkan sedekah secara diam-diam sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya; seseorang yang biasa berzikir kepada Allah dalam kesendirian, kemudian ia mencucurkan air matanya ” (HR Bukhari dan Muslim).
Terkait dengan hadits di atas, Imam Ibn Hajar al-Asqalani menjelaskan dalam kitab Fath al-Bari, syarh al-Bukhâri, antara lain sebagai berikut: Continue reading
27
Oct
Posted by masayok in Ekonomi, Hukum, Politik, Sosial. Leave a Comment
Selama sistemnya tidak berubah hanya kenestapaan yang akan berlanjut dalam berbagai bentuk baru. Kapitalisme melahirkan kemakmuran hanya bagi segelintir orang.
Kabinet 2009-2014 baru saja diumumkan. Sebagian pihak menilai susunan kabinet baru ini sudah tepat karena telah mencerminkan kerterwakilan kelompok politik yang disandingkan dengan pelibatan orang-orang profesional.
Namun sejumlah pihak menilai penyusunan kabinet yang diawali dengan pentas audisi calon menteri itu justru menjadi semacam antiklimaks dari harapan masyarakat akan pemerintahan profesional yang berpihak kepada rakyat dan semangat yang selama ini didengungkan.
Perlu diingat, dalam kampanye, pasangan presiden terpilih menjanjikan pengentasan kemiskinan melalui dua jalur. Pertama: meningkatkan ekonomi yang meliputi pertumbuhan, sektor riil, investasi, revitaliasasi pertanian dan ekonomi pedesaaan.Kedua: intervensi Pemerintah melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, dan mendorong usaha mikro.
Pasangan SBY-Boediono juga berjanji akan meningkatkan pertumbuhan hingga 7%, pengangguran menurun 5-6%, stabilitas harga dijaga, Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus dijaga, disamping janji-janji lainnya. Janji-jani itulah yang membentuk besarnya harapan rakyat yang digantungkan kepada keduanya. Untuk memenuhi janji itu, langkah pertama dan menentukan adalah memilih para menteri yang bisa mewujudkannya. Continue reading
27
Oct
Posted by masayok in Dakwah, Ekonomi, Hukum, Politik, Sosial. Leave a Comment
Oleh: Muhammad Rahmat Kurnia
Terbentuklah sudah pemerintahan baru SBY-Boediono. Bagaimana umat Islam kedepan? Ada beberapa hal yang penting menjadi catatan. Pertama, Indonesia akan makin Liberal dan pro Barat (west friendly). Tengoklah wakil presiden Boediono. Kebijakan-kebijakannya selama ini baik sebagai menteri koordinator bidang ekonomi maupun Gubernur Bank Indonesia sangatlah pro liberal. Begitu juga, Sri Mulyani (Menteri Keuangan) sebagai mantan Direktur International Monetary Fund (IMF) Asia Pasifik, anak emas Widjojo Nitisastro, yang disebut banyak kalangan sebagai bagian dari Mafia Berkeley. Elka M. Pangestu yang masih menjadi Menteri Perdagangan adalah mantan direktur lembaga think tank Orde Baru, Center for Strategic and International Studies (CSIS). Dialah pendukung utama lahirnya UU Penanaman Modal yang membiarkan asing menanamkan modalnya hingga 95% dalam segala bidang. Apalagi berbagai perangkat UU liberal telah tersedia seperti UU Migas, UU Penanaman Modal, UU Ketenagalistrikan, UU Badan Hukum Pendidikan, dll. Karenanya, listrik dan BBM peluang besar akan naik pada 2010. Sementara, hutang akan terus bertambah. Sebagai contoh, tahun ini pemerintah akan membayar hutang Rp127,607 triliun. Semua pembayaran akan ditutup dari hutang lagi. Continue reading
27
Oct
Posted by masayok in Ekonomi, News, Politik. Leave a Comment
Laju liberalisasi di negara Indonesia semakin kencang setelah terbentuknya KIB II???
Bersiaplah semakin menderita rakyat Indonesia…
Jakarta – Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera meminta jadwal pertemuan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait dengan izin privatisasi beberapa perusahaan plat merah.
Menurut Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar saat ini pihaknya akan melakukan kordinasi dengan deputi terkait di Kementerian Negara BUMN.
“Kita akan kordinasikan hari ini dengan Deputi terkait. Nanti kita pelajari opsi-opsi yang tepat,” jelasnya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (26/10/2009).
Menurutnya, ia belum memiliki jadwal pasti mengenai pertemuannya dengan DPR. Namun ia berharap pekan depan sudah bisa dikoordinasikan dan meminta waktu kepada DPR. Continue reading
8
Oct
Posted by masayok in Dakwah, Ekonomi. Leave a Comment
Menyelesaikan Masalah Kemiskinan Melalui Distribusi yang Adil
Masalah kemiskinan sesungguhnya berpangkal pada buruknya distribusi kekayaan di tengah masyarakat. Karena itu, masalah ini hanya dapat diselesaikan dengan tuntas dengan cara menciptakan pola distribusi yang adil. Di mana setiap warga negara dijamin pemenuhan kebutuhan pokoknya dan diberi kesempatan yang luas untuk memenuhi kebutuhan sekundernya. Kesalahan sistem ekonomi Kapitalis yang diterapkan saat ini adalah, bahwa upaya penghapusan kemiskinan difokuskan hanya pada peningkatan produksi, baik produksi total negara maupun pendapatan per kapita, bukan pada masalah distribusi. Maka, sistem ekonomi Kapitalis tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah kemiskinan karena titik pusat persoalannya, yaitu distribusi kekayaan, tidak ditata sebagaimana semestinya.
Akibatnya, pemerintahan yang datang silih berganti, termasuk di Indonesia, selalu mengarahkan pandangan mereka pada pertumbuhan produksi serta peningkatan pendapatan rata-rata penduduk, namun tidak pernah memberi perhatian pada persoalan bagaimana kekayaan tersebut didistribusikan dengan adil di tengah masyarakat. Padahal, dari waktu ke waktu, seiring dengan meningkatnya produksi, telah terjadi penumpukan kekayaan di tangan segelintir orang. Pihak yang kuat meraih kekayaan lebih banyak melalui kekuatan yang mereka miliki. Sedangkan yang lemah semakin kekurangan, karena kelemahan yang ada pada diri mereka. Hal ini tak ayal semakin menambah angka kemiskinan. Continue reading
8
Oct
Posted by masayok in Dakwah, Ekonomi, Hukum, Politik. Leave a Comment
Sudah lebih dari sepekan lalu ‘Gempa Sumatra’ terjadi. Korban tewas akibat gempa berkekuatan 7.6 skala ritcher itu terus bertambah. Berdasarkan data dari Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumatera Barat (4/10), korban tewas berjumlah 603 orang. Kemungkinan korban tewas bisa mencapai 1.000 orang. Korban luka-luka juga terus mengalami peningkatan; yang luka berat sebanyak 412 orang dan luka ringan sebanyak 2.093 orang. Adapun korban yang mengungsi sebanyak 736 orang (Republika Online, 4/10/2009).
Namun, Pemerintah seperti tidak mau belajar. Seperti sudah menjadi kebiasaan, penanganan korban gempa oleh Pemerintah selalu terlambat. Buktinya, meski ribuan orang selamat, sebagiannya—terutama para pengungsi—tetap menderita. Pasalnya, meski telah enam hari pasca gempa, distribusi bantuan gempa terkesan lamban, padahal akses jalan ke sejumlah kabupaten dan kecamatan telah lancar. Akibatnya, sebagian besar korban gempa kini mulai mengaku kelaparan. Menurut warga, jangan bantuan sembako, tenda plastik darurat untuk berteduh pun tidak mereka dapatkan. Jika kondisi ini berlanjut, bukan tidak mungkin nasib yang lebih buruk akan menimpa mereka, terutama anak dan balita. “Jangankan susu bubuk untuk bayi, beras pun belum pernah kami terima walau hanya satu kilogram. Kalau terus begini, bayi kami bisa kelaparan dan meninggal dunia,” keluh Siswandi warga Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman (5/10). “Biarlah rumah kami hancur diterjang gempa, yang penting anak-anak kami selamat…,” keluh Ibu Aisah yang mempunyai balita usia dua tahun (Detiknews, 5/10/2009). Continue reading
8
Oct
Posted by masayok in Hukum, Politik, Sosial. 1 Comment
Analis Rusia mengumumkan, Dinas Rahasia Israel (Mossad) terlibat dalam penyediaan dan penyebaran narkotika di kawasan Palestina
.com–Seorang analis Rusia di bidang Narkotika, Dmitry Sumarkov, dalam laporannya menyebut Israel sebagai pusat perdagangan narkotika terbesar di dunia. Sumarkov menjelaskan bahwa Dinas Rahasia Israel (Mossad) bahkan terlibat dalam penyediaan dan penyebaran narkotika di kawasan Palestina.
Menurut Sumarkov, setiap tahunnya, Israel mengimpor lebih dari 100 ton mariyuana, lima ton heroin, tiga ton kokain, satu juga pil ekstasi, dan ratusan ribu pil narkotika lainnya. Continue reading
8
Oct
Posted by masayok in Dakwah. Leave a Comment
Namun, jangan lupa, Ikhwan juga menyerang kebijakan luar negeri Barat, terutama Washington: dukungan AS bagi Israel, dan pertanyaan lama tentang komitmen AS yang sebenarnya terhadap proses demokrasi itu sendiri. Namun AS sendiri kemudian kebingungan dengan sikap (atau strategi?) Ikhwan—karena ia merangkul fitur lain dan tak cupat berinteraksi dengan negara adidaya yang kerap disebut sebagai memusuhi orang Islam itu. Dalam beberapa dekade, Washington telah melihat Ikhwan sebagai sebuah kesatuan di semua bidang, dan tanpa AS sadari, di tengah kecemasan dan kecurigaannya, Ikhwan telah membawa dimensi kesempatan yang berbeda. Continue reading
Recent Comments