Negara sekuler liberal, tidak akan pernah peduli kepada rakyatnya. Kesehatan, pendidikan, keamanan bagi semua rakyat adalah produk yang langka di negara sekuler.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan Dinkes Kota Cilegon, menemukan jeruk impor asal China yang positif mengandung bahan kimia formalin
Hidayatullah.com–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, menemukan buah jeruk asal China mengandung formalin yang dijual di gerai makanan dan buah-buahan di salah satu pusat perbelanjaan.
“Dari hasil pemeriksaan di Labkesda Serang, jeruk tersebut positif mengandung bahan kimia formalin yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia,” kata Kepala Seksi Pengawasan Obat dan Makanan Dinkes Kota Cilegon, Arti Juwita, Senin (1/6) kemarin.
Menurutnya, hasil pengujian dari laboratorium telah diserahkan ke Dinas Pertanian (Distan) Kota Cilegon, yang bertugas melakukan pengawasan hasil produk pertanian.
Untuk mengetahui apakah saat ini banyak buah impor yang beredar di Cilegon menggunakan bahan pengawet formalin, Dinkes Kota Cilegon akan secara berkala melakukan pemeriksaan dengan cara acak.
Sementara Kepala Bidang Pertanian Distan Kota Cilegon, Mas Andang Eka Pria, mengatakan, pihaknya menemui kesulitan menindak lanjuti hasil uji terhadap buah jeruk yang mengandung formalin.
“Jeruk itu merupakan produk impor dan bukan hasil produksi pertanian lokal. Jadi, kami kesulitan untuk mengawasinya,” katanya.
Distan Kota Cilegon, tambah Mas Andang, telah berkoordinasi dengan Balai Karantina Pertanian Cilegon untuk melakukan pengawasan masuknya buah buahan impor yang kini banyak di jual di wilayah Cilegon.
Ia menjelaskan, untuk produksi hasil pertanian seperti buah buahan atau sayur mayur sebelum di panen harus bebas dari residu pestisida. [ant/www.hidatullah.com]
