<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pers Release: Menolak Kenaikan BBM 2008</title>
	<atom:link href="http://ayok.wordpress.com/2008/05/14/pers-release-menolak-kenaikan-bbm-2008/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ayok.wordpress.com/2008/05/14/pers-release-menolak-kenaikan-bbm-2008/</link>
	<description>Menuju Pribadi Muslim Sejati yang Bertaqwa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Dec 2009 15:59:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Naufal Abqory Adiwibowo</title>
		<link>http://ayok.wordpress.com/2008/05/14/pers-release-menolak-kenaikan-bbm-2008/#comment-1399</link>
		<dc:creator>Naufal Abqory Adiwibowo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 06:26:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayok.wordpress.com/?p=1547#comment-1399</guid>
		<description>BBM Naik ??? Pejabat dan Konglomerat tertawa.
BBM Naik ??? Rakyat mati secara perlahan.

Ingatlah wahai penguasa negeri ini. Anda dipilih untuk mensejahterakan rakyat, bukan membunuh rakyat.
Anda penguasa negeri, kami Rakyat juga penguasa negeri. Kita pasti akan MATI !!!
INGAT !!! hidup ini hanya satu kali. Hidup yang akan datang KEKAL ABADI. 
INGAT !!! tangisan RAKYAT merupakan bahan bakar API NERAKA buat Penguasa yang Dzalim.
BERTOBATLAH... BERTOBATLAH...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BBM Naik ??? Pejabat dan Konglomerat tertawa.<br />
BBM Naik ??? Rakyat mati secara perlahan.</p>
<p>Ingatlah wahai penguasa negeri ini. Anda dipilih untuk mensejahterakan rakyat, bukan membunuh rakyat.<br />
Anda penguasa negeri, kami Rakyat juga penguasa negeri. Kita pasti akan MATI !!!<br />
INGAT !!! hidup ini hanya satu kali. Hidup yang akan datang KEKAL ABADI.<br />
INGAT !!! tangisan RAKYAT merupakan bahan bakar API NERAKA buat Penguasa yang Dzalim.<br />
BERTOBATLAH&#8230; BERTOBATLAH&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zlovic RavenclaF</title>
		<link>http://ayok.wordpress.com/2008/05/14/pers-release-menolak-kenaikan-bbm-2008/#comment-1397</link>
		<dc:creator>Zlovic RavenclaF</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 04:35:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ayok.wordpress.com/?p=1547#comment-1397</guid>
		<description>Kenaikan BBM dimaksudkan menekan subsidi APBN yang membengkak dan pemerintah ingin belas kasih dari para owner industrialisasi namun mereka tak menyadari jika rimba indonesia ini akan semakin menekan terutama untuk rakyat yang tak berpendidikan atau hanya lulus SMA, bukan kemakmuran yang diimpikan tetapi pemberantasan kaum miskin dimajukan. Sungguh terlalu, kenapa ilmuan indonesia tidak digunakan sebagai tombak majunya bangsa dalam bidang masalah ini, percuma punya univ the best kalo cuma bisa cari kesempatan hidup tetapi tidak memajukan bangsa. Ibarat akat Kau makan dagingmu sendiri untuk kau hidup di antara padang pasir. Sekian Wasalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenaikan BBM dimaksudkan menekan subsidi APBN yang membengkak dan pemerintah ingin belas kasih dari para owner industrialisasi namun mereka tak menyadari jika rimba indonesia ini akan semakin menekan terutama untuk rakyat yang tak berpendidikan atau hanya lulus SMA, bukan kemakmuran yang diimpikan tetapi pemberantasan kaum miskin dimajukan. Sungguh terlalu, kenapa ilmuan indonesia tidak digunakan sebagai tombak majunya bangsa dalam bidang masalah ini, percuma punya univ the best kalo cuma bisa cari kesempatan hidup tetapi tidak memajukan bangsa. Ibarat akat Kau makan dagingmu sendiri untuk kau hidup di antara padang pasir. Sekian Wasalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
