MUI Tetapkan 10 Kriteria Aliran Sesat

MUI mengeluarkan pedoman berisi 10 kriteria untuk mengidentifikasi suatu ajaran termasuk aliran sesat. Cukup jadi pegangan di masyarakat

Hidayatullah.com–.Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat akhirnya mengeluarkan pedoman berisi 10 kriteria untuk mengidentifikasi suatu ajaran termasuk aliran sesat. Kesepuluh kreteria itu termasuk kreteria yang menyimpang dari aqidah, rukun iman dan rukun Islam.

”Suatu paham atau aliran keagamaan dapat dinyatakan sesat apabila memenuhi salah satu dari 10 kriteria tersebut,” kata Ketua Panitia Pengarah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MUI 2007 Yunahar Ilyas di Jakarta kemarin.

Ke-10 kriteria itu, mengingkari Rukun Iman dan Rukun Islam, meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar’i (Al-Quran dan Sunah), meyakini turunnya wahyu setelah Al-Quran, mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Quran serta melakukan penafsiran Al-Quran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir.

Selain itu, mengingkari kedudukan Hadist Nabi sebagai sumber ajaran Islam, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul, mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir, mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah, dan mengafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Ichwan Sam menegaskan bahwa tidak setiap orang boleh menetapkan suatu aliran keagamaan tergolong sesat atau tidak. ”Butuh waktu dan pengkajian yang mendalam dalam menetapkan fatwa sesat. Harus pula diingat bahwa tidaklah semudah itu dalam mengeluarkan fatwa,” katanya.

Menurut Ichwan, sebelum penetapan kesesatan suatu aliran atau kelompok, MUI terlebih dahulu melakukan penelitian tentang paham, pemikiran, dan aktivitas kelompok atau aliran tersebut melalui Komisi Pengkajian. Selanjutnya, Komisi Pengkajian mengkaji pendapat para imam mazhab dan para ulama/ahli berkaitan dengan pemikiran serta aktivitas kelompok atau aliran itu.

Setelah itu, Komisi Pengkajian akan meneliti dan melakukan pemanggilan terhadap pemimpin aliran atau kelompok dan saksi ahli atas berbagai data, informasi, dan bukti yang telah didapat. ”Hasilnya akan disampaikan kepada Dewan Pimpinan,” terangnya.

Ichwan menuturkan, bila dipandang perlu, Dewan Pimpinan akan menugasi Komisi Fatwa untuk membahas dan mengeluarkan fatwa. ”Dalam batang tubuh fatwa mengenai aliran sesat juga ada poin yang menyatakan akan menyerahkan segala sesuatunya kepada aparat hukum yang berlaku dan menyerukan agar masyarakat tidak bertindak sendiri-sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta para ulama dan tokoh agama melakukan introspeksi, khususnya terhadap metode dakwah yang selama ini dilakukan. “Mari kita introspeksi. Di mana letak kesalahan dakwah kita dan kesalahan ajaran ini, dibahas dan kemudian diluruskan,” katanya. Kendati demikian, Wapres meminta agar penanganan aliran sesat tidak dilakukan dengan cara-cara kekerasan.

Komentar:

Jaringan Liberal adalah gerakan SESAT dan Menyesatkan!

Pak Wapres, keslahan kita adalah Tidak diterapkannya Islam dalam bermasyarakat dan bernegara. Terapkan syariat Islam sekarang juga!

4 responses to this post.

  1. Posted by sahril on November 12, 2007 at 11:12 am

    saya sangat setuju apa yang dikatakan Wapres .”Beberapa” ulama harusnya mengajarkan ke Islaman dengan lemah lembut menjadi simpatik umtuk umatnya.dan merubah sistem dakwah yang baik,bisa dikatakan seperti Ustad Arifin Ilham.bukan seperti Habib Rizig atau Habib Asegaf.yang tidak mencontohkan islam.urakan dan kasar…..sebaiknya metodenya Intelektual dan ditekankan dengan dialog/Diskusi…hingga islam itu begitu indahnya…

    Reply

  2. aku dak memihah siapapun krn ibadah ini mutlak hub. mns dng sang pencipta sedangkan mns tahunya sekedar lahirnya apa yg kelihatan mata saja sedangkan Alloh itu yg lebih tahu itu benar atau batal, itu sesat atau tidak sesat, agama dng penganut yg banyak atau dng penganut yg sedikit bagi Alloh bukan sbg kriteria benar atau sesat, yg terpenting masalah yg besar bahwa masyarakat indonesia berbangga bahwa penangut agamanya yg sefaham banyak namun volume kegiatan mengkaji kitab pedoman (Al qur’an dan al Hadits) itu sangat kurang pada hal yg namanya Sunah itu termuat pd paling tidak di 6 kitab sunah antaralin bukhori, muslim, nasai, tirmidzi, dll. Kadang kala muslim yg benar2 mengkaji, memahami dan mengamalkan syariah islam secara utuh (ya krn temen kelompoknya dikit) malah disalahkan oleh muslim yg belum mengetahui syariah krn belum mengkaji bahkan Hadits saja dak punya (ya krn temen kelompojknya banyak). Akhirnya muslim yg pengamalannya sesuai syari’ah malah dikatakan tidak umum itu agama baru dll oleh masyarakat muslim yg memang belum mengetahui syari’ah yg sebenarnya, ini yg umum terjadi di masyarakat kita.

    apa mungkin hal ini semua disebabkan di indonesia ini emang ada sebagian syari’ah agama yg belum dijalankan oleh muslim Indonesia

    emang benar demikian hal ini terus terjadi berkepanjangan ya.. semuanya diserahkan kpd Alloh yang akan memberikan solusi terbaik dan kita berusaha bersabar, tidak anarki, kita jaga kerukunan umat (inter/antar beragama), dan berdoa semuga kita selalu diberi petunjuk jln yang benar. Amiin

    Reply

  3. Posted by dion on November 27, 2007 at 7:52 am

    diBandung cimahi saya menjumpai ajaran yang menurut saya menyimpang dari syariat islam,saya mohon MUI dan Ulama setempat membimbing umatnya agar tidak salah jalan dan kembali pada aqidah yang diajarkan rasul dn Al`qur`an
    adapun ajaran ini
    1.Wanita diperbolehkan sholat ketika haid
    2.Sholat 5 waktu tidak wajib boleh kapan saja dijalankan
    3.Puasa Ramadhan tidak wajib
    4.Setiap hari berpuasa sampai jam 12.00 siang
    Banyaknya ajaran seperti ini dimasyarakat menrut saya tak lepas dari peran ulama dan pemerintah dalam membimbing umatnya dan juga banyak umat yang frustasi dengan kondisi sekarang ini,sehingga banyak masyarakat yang mencari bentuk pengayoman lain diluar ajaran yang elah digariskan islam sesuai Al`quran,hadist dan sunah Rasul

    Reply

  4. Posted by ahmad fauzi on April 7, 2009 at 8:56 am

    assalamu’alaikum semuanya saudara/saudariku yang tercinta..klo menurut saya mang benar dalam negeri kita ini banyak sekali ajarn2 baru ada yg mengaku mendapat wahyulah,ada yang mengaku didatangi malaikat jibrillah,,pokoknya yang aneh2 ggitu…saya pernah belajar disuatu pesantren kebetulan guru saya tu mang agak modern(campuran)jadi klo ada orang yg dianggap menyimpang dalam agama tu jangan di hacurkan ato di kucilkan itu semua salah menurut aku jadi yg benar gini klo ada yang menyimpang dalam agama ya orang yang taulah harus membenarkan bukan menghancurkan kaya yg terjadi saat sekarang…misal nich ya klo ada orang yang kebingungan mencari tempat dia bingung tapi malu bertanya pasti sesat jadi kita ni ya sebagai orang yang tau kita wajib memberi tau karena untuk suatu kebaikan gitu aja dari saya makasih wassalamu’alaikum…..

    Reply

Respond to this post