Soal Penghargaan Salman Rusdi, Inggris Tolak Minta Maaf
Kamis, 21 Jun 07 17:20 WIB
Inggris menyatakan tidak akan minta maaf atas keputusannya memberikan gelar kehormataan ksatria pada Salman Rusdi, penulis buku Ayat-Ayat Setan.
Dalam penegasannya, menteri dalam negeri Inggris John Reid menyatakan perlunya melindungi kebebasan berekspresi dalam politik dan sastra.
“Kami punya seperangkat nilai-nilai untuk memberikan penghargaan pada orang-orang yang telah memberikan kontribusinya pada bidang kesusasteraan, bahkan ketika ada orang lain yang tidak setuju dengan cara pandang kami, ” ujar Reid usai memberikan ceramah di hadapan para pebisnis di New York, AS.
Ia menambahkan, “Kami punya hak untuk mengekspresikan pendapat dan toleransi kami pada pandangan-pandangan orang lain, dan kami tidak akan minta maaf untuk itu. “
Komentar Reid adalah komentar pertama dari pejabat pemerintah Inggris dan dibenarkan oleh kantor bidang media kementerian dalam negeri Inggris, setelah protes dan kecaman dari negara Pakistan dan Iran atas penghargaan pemerintah Inggris terhadap Salman Rusdi. Kedua negara itu, bahkan memanggil perwakilan pemerintah Inggris di negara masing-masing untuk menyampaikan keberatan mereka dan menyerukan negara-negara Muslim memutuskan hubungan diplomatik dengan Inggris.
Di Pakistan, berlangsung aksi unjuk rasa dengan membakar gambar-gambar Salman Rusdi dan Ratu Elizabeth II. Namun Reid tetap membela keputusan pemerintahnya untuk memberikan gelar kehormatan ksatria pada Rusdi. Dengan gelar itu, maka Salman Rusdi berhak mendapatkan panggilan kehormatan “Sir.”
Di London, Menlu Irak Hoshyar Zebari hari Rabu (20/6) mengatakan, dirinya menghormati hak pemerintah Inggris memberikan penghargaan itu. Namun ia mengingatkan dampak penghargaan itu yang bisa menimbilkan persoalan.
“Irak adalah negara Muslim. Kami meyakini, bahwa dengan segala hormat, saya pikir saatnya tidak tepat untuk memberikan penghargaan tersebut, ” kata Zebari. (ln/AP/ msnbc)
#1 by joniandra on June 30, 2007 - 4:06 am
Islam telah dihina mentah-mentah oleh kerajaan Inggris. Kita tidak boleh berdiam diri begitu saja.
#2 by muslimah on December 19, 2007 - 9:10 am
makanya kita orang muslim jangan suka mencari kesalahan agama lain kalo ga mau di giniin…orang2 islam juga sih yang bikin agama islam begitu menyeramkan di mata orang laen….pada sadar dooong…..
#3 by dhee on May 14, 2009 - 1:05 am
Setuju Mbak
#4 by Wawan on January 22, 2012 - 8:24 am
menyeramkan? anda muslim? kalau muslim, berarti anda belum paham betul dengan Islam. atau…. anda kafir? ya jelas anda tidak tau/paham Islam itu apa
#5 by lidah palsu on August 16, 2009 - 3:58 pm
what u give, u get back
#6 by acill on August 29, 2009 - 8:35 am
wadow,
saya sbage muslim,jelas2 sedih,marah,kecewa,sebel,jengkel,dll ke si salman itu
tapii,kita juga gak boleh lupa,tentang kebebasan dalam menciptakan karya sastra
hmm,berhubung inggris bukan negara islam,yah,jadi,saya rasa,wajar jika mereka menolak meminta maaf
#7 by sayet on February 13, 2010 - 4:53 am
maaf yah…
agama islam itu tegas…
hukoem islam itu tk bsa drbah…..
kalo ad mnusia mcam salman rusdy wajib d tebas leher@…
d mnapoen dy brda.
krna dy telah mnghina agma ALLAH.
#8 by call me mo on September 27, 2010 - 2:25 am
maaf yah…
agama islam itu tegas…
hukoem islam itu tk bsa drbah…..
kalo ad mnusia mcam salman rusdy wajib d tebas leher@…
d mnapoen dy brda.
krna dy telah mnghina agma ALLAH.
ini benar benar islam tulen.dan sangat menerapkan ajaran yang ada di dalam kitabnya.karena dia mencontoh dari nabianya,siapapun meninggalkan dan menghina islam tebas batang lehernya dimanapun kalian jumpai mereka….. titik tanpa koma
#9 by Wawan on January 22, 2012 - 8:26 am
benar sekali. Islam berprinsip ketika sebuah keyakinan dihina maka dia menjadi musuh bagi Islam.
#10 by Sabri on July 2, 2010 - 8:11 am
Itulah cara mikir kaum muslim. bukannya berpikir napa jadi begini atau begitu, tp diubah menjadi “dihina”, trus mulai deh otot jawabannya, bukan otak. Klo aq melihatnya sebagai ada sesuatu yg tidak beres dgn agama islam, klo emang islam tuh benar, biarkan Allah lah pengadilnya, bukan manusia yg membela dan mempertahankan kebenaran itu dgn cara berpikir yg sempit n ga sampe deh kemampuan nalarnya. Bukankah manusia hanya disuruh menganut dan meyakini kebenaran, bukan menjadi pengadil dan mempertahankan dgn jiwa raganya, aq sebagai penganut Kristen, apabila loe mau hancurin Alkitab, lakukan itu semau dan semampu anda, atau membakar gereja itu semua terserah anda. karena kami dilarang menghakimi, n kami yakin bahwa Kristus adalah Tuhan Yang Hidup, dan kelak akan datang untuk menghakimi yg hidup dan yang mati. Jadi kita tidak akan membela agama sekalipun, anda membakar, membunuh, menghina, menghancurkan, memperkosa, mencaci maki dan semua kelakuan setan anda peragakan.
Syalom
#11 by Wawan on January 22, 2012 - 8:27 am
Nah ini yang salah lagi, manusia diturunkan kebumi ini untuk menjadi khalifah diatas bumi. manusia harus bisa memimpin dirinya sendiri, makanya ada manusia yang bertindak sebagai manusia.
BTW kalo ajaran kafir, maksud dan tujuan manusia diturunkan kebumi itu apa seih? belum pernah denger saya? kasih tau yaaaa
#12 by ki sadrakh on September 11, 2010 - 10:32 am
Setuju sdr. Sabri kalau yang disebut pertama cara berpikirnya dengan ” what ” sedangkan yang kedua cara berpikirnya dengan ” why “.
Kalao ada postingan lagi beritahu ya…..